Tampilkan postingan dengan label Guardiola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guardiola. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2019

Pep Guardiola, Guyuran 12 Triliun Rupiah Tanpa Gelar Liga Champions - Bolasport.com



Manajer Manchester City, Pep Guardiola

TWITTER.COM/BBCSPORT




Manajer Manchester City, Pep Guardiola







BOLASPORT.COM - Kegagalan Pep Guardiola membawa Manchester City juara Liga Champions memperpanjang rekor buruknya walau dibekali bujet belanja gila-gilaan.

Manchester City asuhan Pep Guardiola terjengkang di perempat final Liga Champions 2018-2019 akibat disingkirkan Tottenham Hotspur.

Man City terdepak karena aturan gol tandang dalam agregat seimbang 4-4 dengan Spurs.

Bagi Pep, hal ini membuat dia mesti melanjutkan mimpi membawa The Citizens juara Liga Champions musim depan sebagai target utama - kalau dipertahankan manajemen.

Sejak hijrah dari FC Barcelona pada 2012, pelatih gundul itu belum berjodoh dengan trofi Si Kuping Besar.

Baca Juga : Pep Guardiola Si Pembawa Sial di Liga Champions?

Pep Guardiola terakhir kali juara pada Liga Champions 2010-2011 atau dua tahun setelah mencicipi gelar perdananya.

Ketika berpindah haluan melatih Bayern Muenchen (2013-2016) dan Manchester City (2016-...), Pep belum jua kembali merasakan gelar bergengsi itu.

Jangankan juara Liga Champions, masuk final pun belum pernah.



Padahal, dia tak kurang mendapatkan dukungan berupa guyuran uang jorjoran untuk belanja pemain.





Read More

Man City Vs Tottenham, Guardiola Sudah Tahu Cara Kalahkan Lawan - Kompas.com - KOMPAS.com







KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, mengaku sudah mengetahui kekuatan lawan saat Man City vs Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-35.


Man City vs Tottenham akan digelar di Stadion Etihad pada, Sabtu (20/4/2019) mulai pukul 18.30.


Laga Man City vs Tottenham ini merupakan pertemuan ketiga bagi kedua tim pada pekan ini.


Pelatih Pep Guardiola berpeluang membalaskan dendam Man City yang tersingkir di Liga Champions karena disingkirkan Tottenham Hotspur.


The Citizens meraih hasil seri 4-4 secara agregat pada perempat final yang digelar tengah pekan lalu, tetapi kalah dalam segi agresivitas tandang.


Baca juga: Son Heung-min Vs Man City, Kombo Cristiano Ronaldo dan Thierry Henry


Tak ingin Man City kembali takluk, Guardiola mengaku mewaspadai serangan yang dimiliki Tottenham lewat permainan langsung dan situasi bola mati.


"Kedua tim akan saling menyerang," ujar Pep Guardiola, seperti dikutip BolaSport.com dari laman resmi Man City.


"Tottenham bakal menggunakan cara mereka sendiri, yakni bola panjang ke (Lucas) Moura dan (Fernando) Llorente. Mereka punya teknik yang bagus dan jago dalam situasi bola mati. Saat kami kehilangan bola, dua penyerang tersebut akan berlari ke depan," tutur Guardiola menambahkan.


Apa yang diungkapkan Guardiola tentu berkenaan dengan gol terakhir Tottenham milik Llorente Rabu (17/4//2019) lalu.


Melalui tendangan sudut Kieran Trippier, senggolan paha penyerang asal Spanyol itu terukir menjadi gol pada menit ke-73 sekaligus melenyapkan keunggulan 4-3 yang sebelumnya dimiliki The Citizens.


Baca juga: Pep Berbicara VAR dalam Laga Man City Vs Totenham


Demi menangkal hal serupa, mantan juru taktik Bayern Muenchen ini bakal menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk mengunci penguasaan bola.


"Kami akan menyerang dengan lebih mengutamakan penguasaan laga, tetapi menghadapi Spurs tak akan pernah mudah," kata Guardiola.




























Read More

Kamis, 18 April 2019

Guardiola Mengaku Beruntung Saat Menangi Liga Champions dengan Barcelona - Bolasport.com



Pelatih Manchester City, Pep Guardiola tampak kecewa dengan kegagalan timnya melangkah ke semifinal Liga Champions

TWITTER.COM/FOOTYACCUMS




Pelatih Manchester City, Pep Guardiola tampak kecewa dengan kegagalan timnya melangkah ke semifinal Liga Champions







BOLASPORT.COM - Pelatih Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, buka suara terkait kegagalannya mencapai final Liga Champions selepas meninggalkan Barcelona.

Pep Guardiola terakhir kali mencapai final Liga Champions pada musim 2010-2011 bersama Barcelona.

Sejak meninggalkan Barcelona pada 2013 untuk bergabung dengan klub seperti Bayern Muenchen dan Manchester City, Guardiola belum juga mampu mengulangi prestasi tersebut.

Tidak heran jika beberapa asumsi mulai bertebaran, salah satunya seperti ketidakmampuan Guardiola melaju jauh di Liga Champions tanpa pemain-pemain seperti Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Lionel Messi.

Baca Juga : Lionel Messi Jadi Penyebab Kegagalan Pep Guardiola di Liga Champions

Guardiola pun tidak menolak anggapan yang dilayangkan oleh orang-orang ini.

"Saya sepenuhnya setuju dengan pendapat seperti itu," kata Guardiola seperti dilansir BolaSport.com dari BT Sport.

"Saya sudah mengatakan ini berkali-kali bahwa saat saya masih melatih Barcelona, ada banyak pemain hebat bersama saya," ujar Guardiola menambahkan.

Baca Juga : Ibarat Dongeng, Mustahil Manchester United Mampu Berbenah Semalam



Guardiola mengakui bahwa ia sebenarnya sudah memiliki skuat yang tidak kalah gemilang di Man City.





Read More

Senin, 15 April 2019

Guardiola: City Akan ke Semifinal Liga Champions - detikSport




Manchester

- Kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur tak membuat

Manchester City

panik. Manajer City

Josep Guardiola

berani jamin timnya akan lolos ke semifinal

Liga Champions

.

Son Heung-min menciptakan gol tunggal Tottenham yang memastikan City gigit jari di leg I perempatfinal. Meski begitu, the Citizens masih jauh dari kata tamat.

City akan gantian menjamu Tottenham di pertandingan leg II yang digelar di Stadion Etihad, Kamis (18/4/2019) dinihari WIB. Untuk lolos ke babak berikutnya, City wajib mengalahkan Spurs dengan selisih minimal dua gol.

"Satu-satunya [alasan untuk] panik itu adalah Anda akan tersingkir dari kompetisi. Saya cukup kami akan ke babak selanjutnya Liga Champions," Guardiola mengungkapkan kepada

Sky Sports News.

"Kalau Anda bertanya kepada saya apa yang akan terjadi, kami akan di semifinal, itulah yang saya rasakan sekarang. Itulah yang saya rasakan setelah pertandingan dan ketika saya melihat ulang pertandingannya."

"Mungkin saja saya salah tapi yang saya rasakan sekarang, kami akan ada di semifinal," lugas Guardiola.

Sejak dilatih Guardiola pada 2016/17, laju terjauh City hanyalah babak delapan besar yang dicapai pada musim lalu. Sedangkan pencapaian terbaiknya di kompetisi itu ialah saat lolos ke semifinal pada 2015/16. (rin/ran)













Read More